Konsekuensi nyetir mobil adalah tubrukan atau kecelakaan bermobil, naik pesawat juga berkonsekuensi kecelakaan pesawat. Demikianlah kalo anda jalan kaki konsekuensinya tubrukan dengan pejalan kaki lainnya tentu tidak fatal, tapi kalo bermobil, pesawat terbang, bermotor dll, maka konsekuensinya pasti fatal.
Demikianlah, kehidupan beragama juga konsekuensinya konflik dengan agama lainnya karena semua agama itu mewajibkan dan melatih umatnya untuk menghancurkan agama lainnya. Sama, makin banyak mobil akan makin banyak tubrukan, dan makin banyak agama tentu makin banyak konflik agama.
Kebanyakan agama tentu wajar jadi banyak bentrokan karena masing2 agama tugasnya memang memusnahkan agama lainnya.
Jadi kalo memang mau beragama, harus berani dan bersedia bentrok dengan agama lainnya. Hancurkanlah agama lainnya atau agama anda yang akan dihancurkan... begitulah filosofi beragama.
Tapi kalo memang mau menghindar atau tidak suka ada bentrokan, janganlah beragama, laranglah semua agama untuk beroperasi di-tempat2 terbuka atau tempat2 umum.
Apalagi, sekolah2 publik diseluruh Indonesia malah diwajibkan mengajarkan agama, lalu kalo sebagai akibatnya terjadi bentrokan2 agama maupun teror2 jihad Islam maka hal ini harusnya diterima sebagai kenyataan yang menjadi kesalahan kita sendiri yang beragama.
Jadi pepatah juga sudah bilang, main api bisa terbakar atau membakar diri sendiri, mendulang air terpercik muka sendiri. Demikianlah konsekuensi kehidupan beragama semuanya hanyalah konflik bukan perdamaian.
Mau menyangkal kenyataan inipun hanyalah menipu diri sendiri, sama kalo anda menganggap semua agama sama2 baik, sama2 mengajarkan perdamaian, dll yang kesemuanya ini jelas cuma menipu diri sendiri yang tidak pernah merupakan realitas kehidupan yang sebenarnya.
Jadi dengan mewajibkan pelajaran agama disekolah dan di-tempat2 umum sebenarnya kita secara sadar atau tidak sadar telah menghancurkan negara kita sendiri. Kalo ada orang Kristen mengeluh karena dizalimi orang Islam, maka janganlah jadi Kristen tapi jadilah Islam juga agar jangan dizalimi. Rumusnya khan gampang kalo se-mata2 untuk menghindari konflik, apa salahnya pura2 percaya Islam, apa salahnya untuk jangan menunjukkan diri anda Kristen ??? Semua itu memang gara2 ajaran agama yang membrainwash otak anda agar lebih menonjolkan agama anda, lebih berani memerangi agama lain untuk memaksakan agama anda. Juga berlaku sebaliknya dengan orang2 Islam dalam lingkungan yang bukan Islam.